otrs1

Instalasi OTRS : Konfigurasi awal OTRS menggunakan WEB Installer

Artikel Sebelumnya :

Instalasi OTRS di SUSE/Minimal Server Appliance

Instalasi OTRS di CentOS/Red Hat Linux

Pada artikel sebelumnya, Saya sudah menerangkan bagaimana Instalasi OTRS di dua versi Linux yang berbeda. Setelah proses instalasi selesai dilakukan tahap selanjutnya adalah konfigurasi awal OTRS di WEB Installer. Berikut konfigurasinya

Pertama bukalah OTRS anda di http://localhost/otrs/installer.pl agar bisa masuk kedalam konfigurasi/settingan pertama OTRS anda. Setelah OTRS anda berhasil dibuka maka akan di tampilan awal OTRS anda. Pada halaman tersebut dijelaskan support & tempat OTRS. Klik Next

awalotrsSelanjutnya tampilan GNU lisensi dari OTRS. Boleh dibaca boleh langsung di Accept license

awalotrs1

Step 2 : Persiapan konfigurasi Database, Pilih type Database saat pertama kali di install. Nextawalotrs2Lanjut ke konfigurasi Database, Kali ini konfigurasi MySQL. Berikan password & host sesuai dengan Instalasi awal. Setelah OK klik check database setting.  Maka akan dibawa ke tahap selanjutnya.

awalotrs3Isi konfigurasi Database selanjutnya. Seperti Database User dll

awalotrs4     Klik Next. Pastikan semua data di centang hijau semua “Database Setup successful”. Next

awalotrs5Berikutnya konfigurasi System OTRS anda. Diisi sesuai dengan kebutuhan yang akan digunakan untuk informasi. Next

awalotrs6Setelah konfigurasi System OTRS. Selanjutnya adalah konfigurasi akses email. Jika ada datanya bisa diisi, Jika belum ada bisa di skip.

awalotrs7

Setelah itu Finished. Maka OTRS anda sudah berhasil di konfigurasi. Untuk masuk sesuai dengan perintahnya masuk ke http://localhost/otrs/index.pl. Masukkan user & password yang diberikan oleh OTRS.

awalotrs8Halaman Login

awalotrs9

Artikel Sebelumnya :

Instalasi OTRS di SUSE/Minimal Server Appliance

Instalasi OTRS di CentOS/Red Hat Linux

PDFsam

Aplikasi Menggabungkan File PDF di Linux & Windows

Beberapa cara bisa digunakan untuk menggabungkan file berekstensi di Linux atau Windows. Dalam hal ini saya memerlukan beberapa cara agar bisa menggunakan keduanya entah itu di Linux ataupun Windows. Karena suatu saat pasti akan dibutuhkan pengetahuan ini untuk sesuatu.

Jika anda pengguna Linux entah itu versi Linux apapun anda bisa menggunakan/install aplikasi pdftk. Yaitu aplikasi penggabung file berekstensi pdf di Linux. Mudah cara penggunaan aplikasi ini di linux. Pertama hal yang perlu dilakukan adalah Install aplikasi ini lewat Terminal/Konsole.

Linux

Linux Mint, Ubuntu/Debian

[code lang=’bash’]

#sudo apt-get install pdftk

[/code]

openSUSE

[code lang=’bash’]

#zypper in pdftk

[/code]

CentOS/RedHat

[code lang=’bash’]

#yum install pdftk

[/code]

Cara diatas dikarenakan versi Linux teratas/sering digunakan. Jika anda pengguna versi Linux lain tinggal menyesesuaikan perintah install.

Setelah aplikasi pdftk di install. Berikut adalah cara penggunaannya. Contoh disini menggunakan dua buah file berekstensi pdf.

Buka terminal/konsole masuk sebagai root. Setelah itu masuk kedalam directory file berada dengan pakai command cd. Lalu jalankan perintah ini

[code lang=’bash’]

#pdftk “file pdf pertama” “file pdf kedua” output “nama tampilan/keluaran file.pdf”

[/code]

Ket :

File pdf pertama : File yang akan ditaruh di depan

File pdf kedua : File yang akan ditaruh setelah file pertama agar berurutan

Nama tampilan : Nama file yang akan digunakan untuk file keluaran. Jangan lupa tambahkan ekstensi .pdf

Maka dengan cara tersebut file berhasil digabungkan.

Windows

Untuk di windows secara by default sama saja dengan yang di Linux. Nama aplikasi menggabungkan file .pdf di Windows adalah PDFsam. Bisa di download di bawah sini

64 Bit

pdfsam 64 bit

32 Bit

pdfsam 32 bit

PDFsam

Setelah selesai di download. Klik install seperti biasa tinggal Next saja.

Jika sudah selesai buka aplikasi tersebut. Pada bagian Plugins pilih Alternate Mix. Setelah itu tambahkan file yang mau digabung. File yang paling atas adalah file yang menjadi halaman pertama. Jadi urutan bisa mempengaruhi.

Hapus centang Reverse Second Document pada bagian Mix Options. Karena jika dicentang pada halaman kedua akan di taruh di paling akhir (Reverse).

Destination Output File diisi dengan nama File yang akan diberikan. Jika sudah klik Run. Proses selesai jika sudah 100%. Setelah 100% silakan dilihat apakah sudah bergabung atau belum di tempat yang sudah ditentukan di Destination Output File.

Selamat Mencoba

Cek video dibawah ini :

kernel

|Solved| : Upgrade Kernel Error Possible Missing Firmware For Module r8169

Bagi seorang developer sistem linux jika ada update terbaru kernel source maka akan dicoba untuk digunakan di sistem operasi yang digunakan. Tapi kadang kala saat upgrade ke kernel versi terbaru selalu muncul pesan seperti di bawah ini L

W: Possible missing firmware /lib/firmware/rtl_nic/rtl8168g-3.fw for module r8169
W: Possible missing firmware /lib/firmware/rtl_nic/rtl8106e-2.fw for module r8169
W: Possible missing firmware /lib/firmware/rtl_nic/rtl8411-2.fw for module r8169

linux-kernel

Gak perlu pusing lagi karena cukup download dan jalankan perintah dibawah ini, Insya Allah proses upgrade kernel akan berjalan sebagaimana mestinya. Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah download file dibawah ini :

[wpdm_file id=3]

Setelah file diatas selesai di download buka terminal/konsole lalu masuk ke dalam folder download berada. Setelah masuk extract file tersebut

[code lang=’bash’]
tar vjxf r8168-8.037.00.tar.bz2
[/code]

Selanjutnya berurut jalankan perintah ini.

Masuk ke dalam folder yang sehabis di extract

[code lang=’bash’]
cd r8168-8.037.00
[/code]

Setelah masuk jalankan file tersebut bisa dengan perintah ./namafile atau sh namafile

[code lang=’bash’]
sudo ./autorun.sh
[/code]

Setelah di install jalankan perintah ini untuk update

[code lang=’bash’]
sudo update-initramfs -u
[/code]

Restart sistem operasi

[code lang=’bash’]
sudo reboot
[/code]

Setelah sistem operasi selesai di restart. Insya Allah dengan perintah diatas tidak muncul lagi error. Selamat mencoba

 

apa-itu-line-bagaimana-cara-daftar-line

Cara Instalasi Line Messenger di Linux Mint

Salah satu aplikasi Chat yang bisa digunakan juga untuk Desktop adalah Line Messengger. Line yang merupakan buatan Jepang sudah menjadi aplikasi chat populer dengan mengandalkan emoticonnya yang bagus. Saya pun sebenarnya cukup aktif dengan aplikasi Line. Karena selain emoticonnya yang banyak bisa di bilang Line ini aplikasi yang selalu ada update.

Update dari segi perbaikan hingga mengeluarkan emoticon yang baru-baru dengan perkembangan zaman. Selain karena faktor bintang iklannya juga yaitu Maudy Ayunda. 😀

Karena saya bisa dibilang aktif di HP Android. Saya pun kepikiran untuk menginsallnya yang versi Dekstop di Laptop bersistem Operasi Linux. Karena jika menggunakan Sistem Operasi Windows aplikasi Line langsung mendeteksi semua keperluan jadi hanya tinggal klik-klik saja. Setelah sempat beberapa percobaan yang gagal akhirnya saat ini Laptop sudah bisa menggunakan Line Messenger. Saya menginstall Line Messenger di Sistem Operasi Linux Mint. Berikut cara-cara untuk melakukan instalasi Line Messenger di Linux.

Syarat pertama yang perlu disiapkan untuk instalasi Line adalah Sistem operasi harus sudah di install Wine. Yaitu teknologi yang memungkin software Windows dengan berektensi .exe bisa berjalan juga di Linux. Jika belum di install lakukan perintah ini di Linux anda. Buka Terminal

[code lang=’bash’]
sudo apt-get install wine
[/code]

Untuk membuatnya lebih sempurna. Install juga winetricks vcrun2008

[code lang=’bash’]
winetricks vcrun2008
[/code]

Dan aplikasi 7z

[code lang=’bash’]
sudo apt-get install p7zip-full
[/code]

Ikuti langkah-langkah hingga selesai.

Setelah persiapan awal selesai. Langkah selanjutnya adalah Download file installer Line Messenger di link bawah ini :

http://dl.desktop.line.naver.jp/naver/LINE/win/LineInst.exe

Buka terminal anda setelah Download selesai. Masuk ke directory /home anda lalu create folder

[code lang=’bash’]
cd line-tmp
[/code]

Folder diatas digunakan untuk menaruh data installer sementara Line Messenger anda. Berikan hak akses dengan menjalankan perintah

[code lang=’bash’]
chmod 777 line-tmp
[/code]

Lalu copy dan paste file installer Line Messenger yang sudah selesai di download ke folder line-tmp. Contohnya file installer Line ada di folder Download.

[code lang=’bash’]
cp /home/maryadi/Downloads /home/maryadi/line-tmp
[/code]

Masuk ke directory line-tmp

[code lang=’bash’]
cd /home/maryadi/line-tmp
[/code]

Extract file installer Line Messenger

[code lang=’bash’]
7z x -y LineInst.exe
[/code]

Setelah selesai di Extract. Jalankan perintah berikut ini dengan satu per satu

[code lang=’bash’]
inode1=$(ls -ilab | awk ‘FNR == 4 {print $1}’)
inode2=$(ls -ilab | awk ‘FNR == 6 {print $1}’)
find . -inum $inode1 -exec mv {} LINE \;
find . -inum $inode2 -exec mv {} resources \;
[/code]

Pindahkan directory line-tmp resources

[code lang=’bash’]
mv ./resources/res ./LINE
[/code]

Lalu

[code lang=’bash’]
mv ./LINE ../
[/code]

Cek hak akses directory dengan perintah ls -l namafolder. Jika masih terkunci berikan hak akses full dengan cara

[code lang=’bash’]
chmod 777 namafolder
[/code]

Setelah selesai semua persiapan buka folder LINE dan klik 2 kali Line.exe jika muncul pesan error di close saja. Maka jika tidak ada halangan Line Messenger sudah berhasil di install. Tinggal masukkan email dan password yang sudah diregistrasikan file Hand Phone. Maka akan masuk ke dalam akun Line. Selamat mencoba

Berikut screenshoot Line Messenger di Laptop. Jangan lupa di Add Me 🙂

line

 

Linux_Mint_14_Nadia

Solved | Update/Upgrade Manager Error Linux Mint 14

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman dan kisah selama menggunakan Linux Mint 14. Meskipun sudah muncul versi terbaru yaitu Linux Mint 15. Saya masih tetap bertahan dengan Linux Mint 14 karena masa supportnya yang lebih panjang dibandingkan dengan Linux Mint 15.

Muncul di kepala untuk mengupgrade ke versi 15 karena Mint yang saya pakai saat ini sempat error selama 1 bulan. Karena setiap ingin update/upgrade Linux Mint supaya up to date selalu muncul pesan ini.

E:Encountered a section with no Package: header,
E:Problem with MergeList /var/lib/apt/lists/packages.medibuntu.org_dists_quantal_free_i18n_Translation-en,
E:The package lists or status file could not be parsed or opened.

 Jadi gambar pemberitahuan system berbentuk silang yang artinya terjadi error. Karena masih ragu-ragu untuk update/Upgrade ke versi terbaru. Saya mencoba untuk menyelesaikan problem tersebut hingga solved. Sempat bingung tidak menemukan jawabannya. Pikiran untuk di Upgrade atau inul pun sempat terlintas. Karena error tersebut Linux Mint saya tidak bisa melakukan install via terminal.

Akhirnya setelah browsing dan searching ketemu juga caranya untuk solved yaitu dengan cara berikut ini :

Pertama lakukan cara ini
[code lang=’bash’]
sudo apt-get clean
[/code]

[code lang=’bash’]
sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
[/code]

Jika cara tersebut masih membuat gambar system menunjukkan error lakukan hal ini

[code lang=’bash’]
sudo apt-get update -o Acquire::http::No-Cache=True
[/code]

[code lang=’bash’]
sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
[/code]

atau

[code lang=’bash’]
sudo apt-get update -o Acquire::BrokenProxy=true
[/code]

[code lang=’bash’]
sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
[/code]

Jika cara diatas masih belum bisa juga setelah Linux Mint anda di restart. Coba cara terakhir ini

[code lang=’bash’]
sudo apt-get clean
[/code]
[code lang=’bash’]
cd /var/lib/apt
[/code]
[code lang=’bash’]
sudo mv lists lists.old
[/code]
[code lang=’bash’]
sudo mkdir -p lists/partial
[/code]
[code lang=’bash’]
sudo apt-get clean
[/code]

Semestinya dengan menjalankan perintah di atas tombol system Linux Mint anda akan menunjukkan ceklis hijau yang artinya up to date. Jangan lupa jika selesai melakukan perintah di atas Restart Linux Mint anda. Selamat mencoba

 

 

Referensi :

http://forums.linuxmint.com/viewtopic.php?f=47&t=148234
http://askubuntu.com/questions/89198/the-following-signatures-were-invalid</>

 

Buku Docker Gelas

Instalasi Sticky Notes pada Linux Mint/Debian/Ubuntu

51VOd7eVWXL._SL500_AA300_

Aplikasi perkantoran atau pribadi yang cukup bagus untuk di pasang salah satunya adalah Sticky Notes. Sticky Notes adalah aplikasi pencatat atau memo berbentuk teknologi. Aplikasi ini berguna bagi yang mempunyai banyak pekerjaan. Bisa dibilang sebagai pelisting apa-apa yang akan dikerjakan.

Di bilang cukup bagus karena jika kita masih menggunakan catatan kertas/tangan bisa saja kertas atau catatan tersebut rusak. Entah rusak karena terkena hujan atau hingga lupa menaruhnya dimana.

Jika di dunia nyata anda mempunya memo dalam berbentuk kertas. Biasanya akan ditaruh di layar monitor anda. Bagi saya itu sangat mengganggu pemandangan layar anda.

Ya walaupun jika di taruh di layar desktop anda juga cukup menggangu. Tetapi kembali lagi ke penjelasan atas 😀

Di zaman yang serba berbau teknologi ini. Pekerjaan untuk mencatat pun menjadi lebih terbantu dengan mengesampingkan hal-hal sepele yang tidak berguna.

Di tulisan kali ini saya ingin berbagi bagaimana menginstall aplikasi Sticky Notes ini di Linux. Versi linux yang akan digunakan adalah Linux Mint, Ubuntu & Debian yang semuanya merupakan turunan dari Debian. Jadi bisa dibilang Debian ini kakak senior linux. Hehehe

Instalasi Sticky Notes pada Linux Mint,Debian & Ubuntu

Pertama buka terminal masuk sebagai hak akses root. Tambahkan Repository Sticky Notes pada OS Linux

[code lang=’bash’]
# sudo add-apt-repository ppa:umang/indicator-stickynotes
[/code]

Setelah di tambahk Repository. Update linux anda

[code lang=’bash’]
# sudo apt-get update
[/code]

Lalu instal aplikasi Sticky Notes

[code lang=’bash’]
# sudo apt-get install indicator-stickynotes
[/code]

Mudahkan. Jika anda menggunakan Linux OpenSUSE aplikasi ini sudah otomisasi terinstall di OpenSUSE. Tinggal klik Add a Widget  > Search Notes > Maka akan muncul aplikasi notes bawaan OpenSUSE. Tambahkan ke Desktop. Selamat mencoba

Buku Docker Gelas

Download Lewat Terminal/Konsole Menggunakan “wget”

Bagi siapapun & dimanapun yang suka download dengan base Sistem Operasi Linux. Mungkin aplikasi ini cukup membantu bagi anda. Meskipun sudah ada aplikasi-aplikasi lain seperti XDM yaitu IDM versi Linux. Ada juga aplikasi Torrent untuk Linux seperti Aria2, Vuze, Bitstorm Lite, CTorrent, Deluge, Ktorrent dll yang saya kutip dari salah satu materi di Majalah InfoLinux yang berjudul “10 Aplikasi Torrent terbaik di Linux”.

Aplikasi seperti XDM ataupun Torrent yang saya jelaskan barusan tidak cocok bagi anda yang bekerja di perkantoran. Karena jika ketahuan/dilihat oleh Boss pasti kena damprat dengan bilang begini “ Kerjaan lo cuma download doang”. Hehehe

Di artikel kali ini saya sedikit berbagi tips bagaimana mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan mendownload lewat Terminal menggunakan aplikasi wget. Cukup mudah untuk melakukannya.

Berikut cara-caranya :

  • Download terlebih dahulu menggunakan web browser anda
  • Copy Download Link yang hendak di Download dengan klik kanan pada bagian download di web browser anda
  • Buka terminal/konsole

Ketik

[code lang=’bash’]
# wget download link (Paste hasil Copy Download Link)
[/code]

Perintah di atas jika di putus dengan tekan ctrl + c. Lalu di lanjutkan kembali dengan tekan tombol atas di keyboard akan mengulang kembali download dari nol. Maka dari itu jika ingin melanjutkan kembali proses download yang sudah di proses. Tambahkan command -c setelah wget

Menjadi

[code lang=’bash’]
# wget -c download link (Paste hasil Copy Download Link)
[/code]

 wget

Jika aplikasi wget belum terinstall. Cukup lakukan perintah ini. Untuk Sistem Operasi :

Linux Mint, Debian, Ubuntu

[code lang=’bash’]
# sudo apt-get install wget
[/code]

CentOS/RedHat

[code lang=’bash’]
# yum install wget
[/code]

OpenSUSE

[code lang=’bash’]
# zypper in wget
[/code]

Secara by default aplikasi wget ini sudah terinstall pada semua sistem operasi Linux anda.

Cukup mudahkan. Jadi jika ada Boss lewat dan melihatnya. Kesannya kita menjadi rajin banget mengutak-atik command/perintah di Linux. Padahal dia gak tau apa yang sebenarnya terjadi :-D. Itulah untungnya sebagai pengguna Linux. Selamat mencoba

Tips artikel lainnya

Browsing Lewat Terminal Menggunakan w3m

 

Buku Docker Gelas

Instalasi Aptana Studio pada Linux Mint

Aptana Studio adalah software pembuat website IDE ( Integrated Development Environment) yang dikembangkan dari IDE Eclipse dan biasanya digunakan khusus untuk pembuatan web Ajax. Tetapi tidak hanya Ajax ada juga pluginsnya buat bikin Ruby, Rails sampai PHP. Lagipula Aptana Studi IDE ini free jadi cocok bagi siapapun yang ingin belajar Ajax.

Bila ada yang free ada juga yang berbayar di Aptana ini. Saya belum pernah mencoba yang versi berbayar karena prinsipnya adalah jika ada yang gratis kenapa mesti yang berbayar. 😀

Di artikel kali ini saya akan menjelaskan step by step instalasi Aptana Studio di Linux Mint. Cekidot

  • Tahap awal adalah instalasikan OpenJDK. Walaupun Aptana Studio tidak mendukung tetapi tidak salahnya untuk menginstalasikan.

[code lang=’bash’]
# sudo apt-get install openjdk-7-jre libwebkitgtk-1.0-0 git-core
[/code]

  • Setelah OpenJDK sudah di instal lakukan perintah dibawah ini secara satu per satu dan berurutan

[code lang=’bash’]
# sudo apt-get install libjpeg62 libwebkitgtk-1.0-0 git-core
# sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java
# sudo apt-get update
# sudo apt-get install oracle-java7-installer
[/code]

  • Setelah tahapan keperluan yang dibutuhkan untuk Aptana telah selesai. Saatnya untuk melakukan instalasi. Pertama buka di Web Browser anda link http://www.aptana.com/products/studio3/download. Download Aptana Studio sampai selesai. Jika ingin download lewat terminal caranya dengan klik kanan di Downloadan Aptana lalu klik Copy Download Link.
  • Buka terminal anda masuk hak akses sebagai Root dan jalankan perintah berikut ini :

[code lang=’bash’]
# wget -c  http://d1iwq2e2xrohf.cloudfront.net/tools/studio/standalone/3.4.0.201304151603/linux/Aptana_Studio_3_Setup_Linux_x86_64_3.4.0.zip
[/code]
Link yang di atas setelah wget -c adalah Paste dari Copy Download Link yang anda lakukan tadi.

Aptana

  • Setelah download Aptana Studio selesai. Langkah selanjutnya adalah Ekstrack file Aptana dengan pake unzip. Lalu arahkan ke Folder /opt

[code lang=’bash’]
# sudo unzip Aptana_Studio_3_Setup_Linux_x86_64_3.4.0.zip -d /opt
[/code]

Kenapa mesti di Folder /opt tidak ditempat lain ? Ini karena folder /opt adalah tempat penyimpanan semua perangkat yang bukan bagian default dari awal instalasi Linux Mint. Biasanya di folder ini ditemukan Adobe Reader dll

  • Membuat Simbolic Link bagi Aptana Studio. Sehingga pas kita panggil Aptana Studio tidak memerlukan patch kembali

[code lang=’bash’]
# sudo ln -s /opt/Aptana\ Studio\ 3/AptanaStudio3 /usr/bin/AptanaStudio3
[/code]

  • Terakhir adalah merubah kepemilikan dengan perintah Chown. Ini dilakukan jika suatu saat Aptana Studio minta di modifikasi dan melakukan update

[code lang=’bash’]
# sudo chown namapemilik:namapemilik ./Aptana\ Studio\ 3 -R

[/code]

Maka semestinya dengan cara yang diatas instalasi Aptana telah berhasil. Bisa cek di bagian menu dan search dengan kata kunci Aptana. Semoga beruntung dan Good Luck

Aptana1