Perjalanan ke Pangkal Pinang : Keberangkatan Bandung – Bekasi

busSebelum  planning berangkat ke Pangkal Pinang. Saya harus pulang dulu ke Hometown dari Bandung. Malam sebelum keberangkatan ke Bekasi saya melihat bahwa ada tugas dari dosen. Setelah melihat itu malamnya pun saya geber untuk mengerjakan soal-soal tersebut.

Paginya sekitar jam 7-an saya mulai berangkat ke kampus sebelum pulang ke hometown. Sesampainya di kampus plus udara dingin pada pagi hari itu saya di buat menunggu 30 menit oleh dosen yang memberikan tugas. Jam setengah 8 dosen yang saya tunggu pun tiba. Tetapi saya tidak langsung menemuinya karena tentative wajah dosen itu ada yang mirip banget kalau di lihat. Jadi takut salah orang.

Mondar-mandir saya liatin. Nunggu lagi udah pasti dia atau bukan. Sampai akhirnya saya bertanya ke sebelah saya apakah itu dosen yang saya cari atau bukan. Ternyata jawabannya adalah iya. Beginilah hidup sebagai mahasiswa yang sama dosen pengajar sendiri wajahnya sampai lupa. Hehehe

Pas nyamperin untuk memberikan tugas yang saya kerjakan. Dosen tersebut heran karena dia merasa tidak memberikan tugas kepada kelas saya. Saya pun di tanya-tanya hingga akhirnya dosen tersebut mengalah dan menerima tugas yang saya kerjakan. Walaupun dia pikir ini mahasiswa kebangetan rajin karena tugas kelas lain aja dia kerjain. Hehe

Karena malu sama pertanyaan dosen yang tadi. Saya langsung pulang ke kostan untuk mengecek apakah tugas yang saya kerjakan benar untuk kelas saya atau bukan. Setelah di lihat dan ditalar dengan akal sehat ternyata tugas itu memang bukan untuk kelas saya. Tetapi untuk kelas yang lain dan kesalahannya pun bukan sepenuhnya oleh saya karena dalam isi tugas itu. Si dosen tidak memberikan keterangan untuk kelas mana tugas yang ia upload.

Pusing memikirkan masalah tugas. Saya pun ngacir prepare pulang ke Bekasi. Planning awal adalah berangkat ke Terminal Leuwi Panjang menggunakan Damri yang lumayan pas di kantong. Tapi jalannya  agak lama dan jauh. Atau bisa menggunakan angkot tetapi yang pastinya lebih mahal dan harus nyambung lagi.

Karena ingin buru-buru pulang. Saya pun naik angkot agar bisa nyampe lebih cepat walaupun mahal. Eh takdir berkata lain ternyata rute angkot yang melewati Gedung Merdeka terjebak macet karena ada pelantikan Gubernur Jawa Barat di Gedung Merdeka. Sumpek karena macet hingga sampai ke Terminal awal yaitu Kalapa. Nyambung kembali naik angkot ke arah Cibaduyut yang melewati Terminal Leuwi Panjang.

Pas di Tegalega ternyata Bus Damri yang tidak jadi saya naikki ada di samping angkot yang di tumpangi oleh saya. Huft ternyata manusia hanya bisa membuat rencana. 😀

Singkat cerita sesampainya di Terminal Leuwi Panjang dan mencari Primajasa jurusan Bekasi. Pas di dalamnya itu sudah lumayan penuh oleh penumpang. Gak tahu kenapa tumben banget bisa penuh. Karena pada waktu itu bukan hari libur maupun weekend.

Di Bus hanya mendengarkan lagu-lagu slow yang ada di Memory Handphone sampai nyampe ke Hometown. Untungnya nyampe di hometown siang karena jika saya berangkatnya agak telat mungkin akan terjebak hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya. Sampai di sini dulu ya ceritanya. Nanti kita lanjutin cerita saya ke Pangkal Pinang lagi. Kisi-kisi aja di cerita selanjutnya isinya adalah perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta hingga mendarat di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *